Telusur88news - Ambalutu,- Karyawan kebun Ambalutu, khususnya di Afdeling 2 dan Afdeling 3, mengadu bahwa mereka tidak dibayar gaji selama beberapa bulan. Sebaliknya, mereka hanya diberi pinjaman sebesar Rp 200 ribu.
Menurut informasi, karyawan di Afdeling 2 yang bekerja sebagai pemupuk selama 2 bulan tidak dibayar gaji, hanya diberi pinjaman. Hal yang sama juga dialami oleh karyawan di Afdeling 3. Bahkan, 13 orang karyawan telah dipecat tanpa dibayar gaji, hanya diberi pinjaman sebesar Rp 200 ribu.
Karyawan mengduga bahwa pengelolaan kebun Ambalutu tidak transparan, dan uang yang seharusnya digunakan untuk membayar gaji karyawan diambil oleh pimpinan, manager, askep, dan asisten.
"Ini sangat tidak adil, kami bekerja keras tapi tidak dibayar gaji. Kami hanya diberi pinjaman yang harus kami bayar kembali," ujar salah satu karyawan.
Karyawan meminta agar pihak manajemen kebun Ambalutu memberikan penjelasan dan kejelasan tentang pembayaran gaji mereka. Mereka juga meminta agar pihak berwenang melakukan investigasi dan mengambil tindakan terhadap dugaan penyimpangan pengelolaan kebun Ambalutu.( Tim)

