TANJUNG BALAI – Sat Polairud Polres Tanjung Balai melakukan pemantauan intensif terhadap pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah pesisir Tanjung Balai, Selasa (21/4). Langkah ini diambil untuk memastikan nelayan kecil mendapatkan haknya serta mencegah praktik penyelewengan di lapangan.
Kapolres Tanjung Balai melalui Kasat Polairud, AKP M. Tanjung, S.H., menyampaikan bahwa pengawasan ini difokuskan pada sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN), salah satunya SPBUN No. 18213040 di Jalan Asahan Ujung yang dikelola oleh P. Napitupulu.
"Kami turun langsung untuk memastikan stok Bio Solar bersubsidi benar-benar sampai ke tangan nelayan yang berhak, yakni nelayan dengan kapal di bawah 30 GT sesuai aturan pemerintah,"bujar AKP M. Tanjung.
Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Polairud melakukan pengecekan ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), rambu dilarang merokok, serta kelaikan mesin pompa (nozzle) dan Memverifikasi surat rekomendasi dari dinas terkait dan memastikan tidak ada kapal besar atau oknum yang melakukan penimbunan serta Memeriksa kalibrasi pompa untuk menjamin keakuratan takaran serta prosedur bongkar muat BBM.
Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah perairan Sumatera Utara khususnya di Kota Tanjungbalai**
Editor : Arman


