KUANTANSINGINGI,– Polres Kuantan Singingi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat. Memasuki hari ke-2 (dua), progres pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Sungai Kuning, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi mulai berjalan dengan tahapan awal, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut melibatkan personel gabungan dari anggota Polsek dan Brimob, serta partisipasi masyarakat setempat sebanyak 3 orang, yakni Sidiq, Soleh, dan Tono. Selain itu, pengerjaan juga didukung oleh tenaga teknisi dari tukang tempatan.
Pada hari kedua pelaksanaan, pembangunan jembatan gantung ini telah memasuki tahap awal berupa pembersihan lahan di lokasi rencana pembangunan. Kegiatan tersebut menjadi langkah penting sebagai persiapan sebelum memasuki tahapan konstruksi selanjutnya. Selain itu, dilakukan juga mobilisasi peralatan guna mendukung kelancaran proses pembangunan.
Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menunjang akses transportasi warga.
“Pembangunan jembatan ini merupakan upaya kami untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah, sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih lancar, aman, dan efisien,” ujar Kapolres.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi salah satu kunci keberhasilan kegiatan tersebut. Sinergi antara Polri dan warga diharapkan mampu mempercepat proses pengerjaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibangun.
“Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat yang turut membantu dalam proses pembangunan ini. Kebersamaan seperti ini menjadi cerminan semangat gotong royong yang perlu terus kita jaga,” tambahnya.
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini diharapkan dapat segera rampung sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa Sungai Kuning sebagai sarana penyeberangan yang aman dan layak.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.
Editor : Arman


