Telusur88news - Asahan // – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Exit Meeting Pelaksanaan Bimbingan Teknis Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi di Aula Mawar, Kantor Bupati Asahan, Rabu (06/06/2026) pukul 16.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Program Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi, serta pelaksanaan Bimtek kepada Pemerintah Kabupaten Asahan dalam rangka penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Exit meeting bertujuan meningkatkan pemahaman dan komitmen perangkat daerah dalam pencegahan korupsi, mendorong terwujudnya pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan responsif, serta mengevaluasi hasil pelaksanaan Bimtek dan merumuskan tindak lanjut perbaikan ke depan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan, perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta undangan lainnya.
Perwakilan KPK, Rino Haruno, menyampaikan bahwa selama beberapa hari pelaksanaan Bimtek telah dilakukan pembinaan kepada seluruh elemen pemerintah daerah. Tim KPK juga telah melakukan kunjungan ke berbagai unit pelayanan publik, seperti RSUD Kabupaten Asahan, Mall Pelayanan Publik, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. “Hasil kunjungan menunjukkan adanya perbaikan, khususnya pada pelayanan di RSUD Kabupaten Asahan. Program harus memberikan dampak nyata kepada masyarakat,” ujarnya.
Rino mendorong setiap OPD menetapkan target yang jelas dalam implementasi program. Ia juga mengapresiasi Dinas Pendidikan atas evaluasi pendidikan antikorupsi dan menyampaikan pentingnya tindak lanjut Survei Penilaian Integritas (SPI) sektor pendidikan. Selain itu, KPK mendorong penetapan calon agen perubahan (Paksi) untuk 10 penyuluh antikorupsi.
Bupati Asahan mengucapkan terima kasih kepada KPK atas bimbingan dan pendampingan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi evaluasi dan pembelajaran bagi pemerintah daerah. Bupati menegaskan komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan akan mengembangkan aplikasi sebagai pusat pemberitahuan informasi kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen melakukan pembenahan terhadap kekurangan yang ada dan menekankan pentingnya pelayanan yang transparan dan responsif,” tegas Bupati. ( Red )
Editor : Arman


