KUANTANSINGINGI,–TELUSUR88NEWS - Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Muara Petai dengan Desa Muara Tiu Makmur, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki hari ke-16 pelaksanaan, progres pembangunan telah mencapai 88 persen. Kamis (26/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB tersebut dipusatkan di Desa Muara Petai, Kecamatan Pucuk Rantau. Pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh 30 personel Polri yang terdiri dari 5 personel Brimob, 3 personel Sabhara, 2 personel Polairud, serta 20 personel gabungan Polres dan Polsek jajaran. Selain itu, 6 orang masyarakat setempat dan 5 teknisi turut terlibat aktif dalam proses pembangunan.
Kapolres Kuantan Singingi, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, sekaligus bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, pada hari ke-16 ini progres pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi telah mencapai 88 persen. Saat ini pekerjaan telah memasuki tahap pemasangan kerangka harmoni sekaligus pemasangan harmoni serta pengecatan gapura. Secara keseluruhan progres fisik berjalan sesuai dengan rencana dan jadwal yang telah ditetapkan,” ujar AKBP Hidayat Perdana.
Menurutnya, jembatan gantung tersebut memiliki peran strategis sebagai akses utama penyeberangan masyarakat antar desa. Selama ini, akses yang terbatas menjadi kendala dalam aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan sosial masyarakat.
“Keberadaan jembatan ini nantinya akan sangat membantu masyarakat dalam memperlancar mobilitas. Anak-anak sekolah, petani, serta warga yang membawa hasil kebun akan lebih mudah dan aman melintas,” tambah Kapolres.
Dalam pelaksanaan pembangunan, berbagai peralatan digunakan guna menunjang kelancaran dan ketepatan pekerjaan, di antaranya mesin las, palu, gerinda tangan, penggaris baja, sarung tangan, kuas, cat, linggis, bor, katrol, cangkul, tembilang, serta gerobak. Tahapan pekerjaan saat ini difokuskan pada penguatan struktur dan penyempurnaan bagian estetika seperti pengecatan gapura.
Kapolres juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang turut bergotong royong bersama personel Polri. Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan menjadi kunci utama percepatan pembangunan tersebut.
“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga membangun semangat persatuan dan kebersamaan. Sinergi antara Polri dan masyarakat adalah kekuatan besar dalam menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan warga,” tegasnya.
Dengan capaian progres 88 persen pada hari ke-16, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi optimis dapat segera diselesaikan dan difungsikan dalam waktu dekat. Kehadirannya diharapkan menjadi simbol semangat Presisi Polri yang tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kuantan Singingi.
Sumber: Humas Polres Kuatan Singingi
Editor - Arman


