TANJUNG BALAI – Untuk Memastikan wilayah perairan tetap kondusif, Sat Polairud Polres Tanjung Balai terus mengintensifkan patroli rutin dan pembinaan masyarakat nelayan. Sepanjang hari Jumat (01/05), petugas melakukan pengawasan ketat terhadap lalu lintas kapal guna mengantisipasi masuknya barang ilegal hingga peredaran narkoba.
Kapolres Tanjung Balai melalui Kasat Polairud, AKP M. Tanjung, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan prima 1x24 jam untuk menjamin keamanan di wilayah hukum perairan Tanjung Balai.
Dalam patroli yang dipimpin oleh Aiptu Sarianto dan Bripka A.S. Damanik menggunakan Kapal Patroli II-1014, petugas sempat menghentikan sebuah kapal nelayan tanpa nama yang sedang menuju Tanjung Balai.
Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, kapal yang dinakhodai oleh saudara Saren tersebut dipastikan hanya membawa muatan ikan dalam fiber. Petugas tidak menemukan adanya barang terlarang maupun aktivitas yang melanggar hukum.
Tak hanya sekadar memeriksa, personel Sat Polairud juga melakukan dialog humanis (Binmas Perairan) dengan para nelayan. Beberapa poin penting yang ditekankan petugas kepada para pekerja laut antara lain:
Nelayan diingatkan untuk selalu mengecek kondisi mesin dan bodi kapal sebelum berlayar serta selalu berdoa dan Mengimbau keluarga nelayan agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar serta Mengajak nelayan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan dan tidak mudah terprovokasi berita bohong (Hoax) di media sosial.
Selain di perairan, personel Sat Polairud juga memantau stabilitas keamanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN). Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi BBM bagi nelayan berjalan lancar dan tepat sasaran tanpa ada kendala penyalahgunaan.
Sat Polairud berkomitmen akan terus hadir di tengah masyarakat guna menciptakan rasa aman bagi seluruh pengguna jasa kelautan.**
Editor : Arman


